Minggu, 03 Maret 2013

Hotter Potter Review Book Harry Potter dan Tawanan Azkaban


 


Harry Potter dan Tawanan Azkaban
(Harry Potter and The Prisoner of Azkaban)
JK Rowling, alih bahasa Listiana Srisanti
Terbit Maret 2001, 544 hlm
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
 

 
Bulan Maret,bulan ketiga dalam kalender Masehi. Dan di bulan ini waktunya review buku serial epic Harry Potter yang ketiga (Tawanan Azkaban). Di tahun ketiga ini, Harry bersama kedua sahabatnya (Ron dan Hermione) terlibat dalam kasus pelarian buronan yang paling berbahaya karena buronan tersebut diduga sebagai putra mahkota Pangeran Kegelapan yaitu Sirius Black.

Cerita dimulai seperti biasa dengan liburan musim panas Harry di Privat Drive yang sedikit berbeda. Itu karena adik Paman Vernon, Bibi Marge menginap disana selama seminggu. Bibi Marge yang suka berpilih kasih antara Harry dan Dudley dan menghina orang tua Harry membuat Harry kehilangan kesabaran hingga membuat Bibi Marge menggelembung seperti balon.

Harry yang sangat marah segera pergi dari Privet Drive dan pergi ke London dengan Bus Ksatria. Setibanya di Leaky Couldron, Harry Menteri Sihir, Cornelius Fudge. Harry heran Fudge tidak marah dan menghukumnya akibat sihir yng dilakukannya pada Bibi Marge. Maka Harry menghabiskan sisa liburan musim panasnya di Leaky Couldron dan Diagon Alley.

Tahun ini Hogwarts dikawal ketat oleh Dementor Azkaban demi melindungi Harry yang diduga sebagai sasaran Black. Dan Harry semakin kesal, selain perindungan Dementor, dia tak bisa ikut mengunjungi Hogsmeade karena formulirnya tak ditandatangani Paman Vernon. Namun pada akhirnya harry berhasil pergi dengan ilegal setelah Fred dan George memberikannya Peta Perampok.

Untuk pertama kalinya, persahabatan trio Gryffindor ini renggang akibat binatang peliharaan dan Firebolt. Bahkan mereka nyaris tak berbicara untuk waktu yang tak sebentar. Namun pada akhirnya mereka kembali berbaikan melalui kasus Buckbeak.

Di tahun ketiganya ini, Harry melewatkan petualangan  dengan Hermione. Ron memang ikut andil, namun Ron hanya ikut sebagian dalam pengungkapan identitas Scabbers, tikusnya, dan motif Sirius Black. Selanjutnya Ron hanya berbaring tak sadarkan diri di rumah sakit akibat patah kaki serta mantra yang dilancarkan Pettigrew. Ron tak terlibat pada petualangan yang lebih seru yakni penyelamatan dua nyawa tak bersalah, Sirius dan Buckbeak, melalui pembalik waktu.

Hal-hal baru di serial ketiga ini adalah:
Y      Munculnya keluarga Paman Vernon lain yang sebelumnya disebutkan sekilas di buku pertama, yaitu Marjorie Dursley.
Y      Transportasi sihir unik, Bus Ksatria. Sebenarnya ini menarik ketika Rowling memasukkan kendaraan ini ke dalam novelnya mengingat London terkenal akan Double Decker-nya.
Y      Adanya buku unik seperti Buku Monster tentang Monster dan Buku Tak-Kasatmata tentang Ketakkasatmataan (setelah buku berteriak di serial pertama).
Y      Quidditch dibahas habis disini ketika Gryffindor melawan semuan tim asrama. Yang pertama Hufflepuff, lalu Ravenclaw dan terakhir Slytherin di babak final.
Y      Kunjungan ke Desa Hogsmeade.
Y      Percy yang mampu menhibur Harry saat ada kunjungan ke Hogsmeade

“Mereka membesar-besarkan tentang Hogsmeade. Percaya deh, Harry, Hogsmeade tidak sehebat itu,” katanya serius. “Memang sih toko permennya oke juga, tapi Zonko’s Joke Shop-yang menjual barang-barang lelucon-sebetulnya berbahaya, dan ya, Shrieking Shack-Gubuk Jerit-layak dikunjungi, tapi, Harry, selain itu, kau tidak rugi apa-apa.”

Y      Pelajaran Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam menjadi sorotan karena baru kali ini pelajaran ini disampaikan oleh guru yang berbakat.
Y      Makhluk-makhluk dunia sihir seperti Dementor, Boggart, Kappa, Red Cap, Grindylow, Hinkypunk, Cacing Flobber, dan Hippogrif.
Y      Benda-benda sihir baru seperti Peta Perampok, Pembalik Waktu, dan Firebolt.
Y      Animagus, penyihir yang bisa berubah mejadi hewan.
Y      Pelajaran-pelajaran baru seperti Ramalan, Rune Kuno, Telaah Muggle, Arithmancy dan Pemeliharaan Satwa Gaib.
Y     Fakta coklat yang mampu menenangkan disampaikan Rowling sebagai obat akibat efek serangan Dementor.

Hal menarik lainnya dari buku ketiga ini juga mulai menceritakan sedikit chemistry antara para tokohnya. Contohnya antara Harry dan Cho Chang serta Ron yang mulai menunjukkan perhatian lebih pada Hermione melalui rasa penasaran tentang jadwal pelajaran Hermione yang misterius.

Harry mau tak mau menyadari, bahwa dia manis sekali. Dia tersenyum kepada Harry ketika kedua tim berhadapan di belakang kapten masing-masing, dan Harry merasakan entakan di bagian perutnya yang sama sekali tak ada hubungannya dengan ketegangannya. (hal 320)

“Semoga sukses, Harry!”, seru Cho Chang. Harry merasa wajahnya merona merah. (hal 375).

“Tapi coba lihat,” kata Ron, tertawa, “lihat pagi ini? Pukul sembilan, Ramalan. Dan dibawahnya, pukul sembilan, Telaah Muggle. Dan...” Ron membungkuk mendekat, tidak percaya. “Lihat-dibawahnya lagi, Arithmancy, pukul sembilan. Maksudku, aku tahu kau pintar, Hermione, tapi mana ada sih orang yang sepintar itu. Bagaimana mungkin kau bisa berada di tiga kelas pada saat bersamaan?” (hal 127)

“Ikut semua pelajaran itu!” kata Ron. “Aku mendengarnya bicara dengan Profesor Vector, guru Arithmancy itu, tadi pagi. Mereka mendiskusikan pelajaran hari kemarin, tetapi mana mungkin Hermione ikut Arithmancy kemarin, karena dia bersama kita dalam pelajaran Pemeliharaan Satwa Gaib! Dan Ernie Macmillan Memberitahuku dia tak pernah absen pelajaran Telaah Muggle, padahal separo pelajaran itu bersamaan dengan Ramalan, dan dia juga tak pernah absen dalam pelajaran Ramalan!” (hal 302)

 Selain chemistry, masa lalu Harry juga semakin terkuak jelas melalui Lupin, Black dan Pettigrew yang merupakan sahabat James Potter saat masih di Hogwarts, lalu penjelasan tentang orang hebat (pahlawan) tak selamanya hebat atau menang yang diceritakan sebagai Harry yang untuk pertama kalinya gagal menangkap Snitch, serta plot yang unik hingga membuat pembaca berfikiran negatif pada Black sebelum mereka sampai di bab-bab terakhir.  

Last but not the least, kata-kata bijak yang menarikku bukanlah dari Dumbledore, tetapi dari Lupin dan Hagrid, yaitu Itu menandakan bahwa yang paling kautakuti adalah-ketakutan itu sendiri (Lupin)” dan “Aku kira kalian berdua akan hargai teman kalian lebih daripada sapu atau tikus.” (Hagrid).





Tidak ada komentar: